Foda Prima Juara Demokrat Cup
SEJAK awal
penonton yang memadati GOR Flobamora Kupang, sudah menjagokan Foda
Prima untuk menjuarai turnamen futsal Demokrat Cup 2012. Teryata jagoan
penonton benar-benar menjadi nyata. Dalam pertarungan babak final
melawan Inerie FC, Foda Prima benar-benar menunjukkan kualitas timnya,
sehingga berhasil memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-0 .
Perpaduan pemain futsal PON NTT,Fancy Abraham, Rico Midjan, dan Mario
Sonbai, dengan beberapa pemain asal Jawa Barat, y
| |
akni Nunuy, Sony, dan Rahmad, sangat merepotkan Inerie.
Walaupun bermaterikan pemain lokal, Inerie tetap membahayakan Foda Prima. Menurunkan Ary, Asri Nio, Basten, Oncu, Ordus dan Edson, Inerie benar-benar memuat Fancy dan Ricko harus ekstra keras menjaga lini pertahanannya. Basten sebagai motor Inerie memberi tekanan lewat pergerakannya. Kurang tenangnya Asry dan Edson, membuat beberapa peluang terbuang percuma. Babak pertama kedua tim bermain dalam tempo tinggi. Akibat kurang kontrolnya emosi pemain, nyaris Asri dan Mario Sonbai ‘adu jotos’. Beruntung,pantia, wasit dan manajer kedua tim melerai insiden ini. Babak pertama berakhir 0-0. Babak kedua kedua tim menaikkan tempo permainan. Didukung supporter fanatiknya, Inerie lebih menekan pertahanan Foda Prima. Keberuntungan rupanya milik Foda Prima. Menit ke 30,Fancy Abraham, mencetak satu-satunya gol kemenangan untuk Foda Prima. “Anak-anak sudah bermain bagus, kami kurang beruntung saja,” ujar pelatih Inerie, Johni Seo. Pemilik Foda Prima, Helmy Foenale, puas dengan penampilan pemainnya. “Sesuai skenario, kami harus pertahankan piala ini,” ujarnya. Inerie lolos babak final setelah mengalahkan PGRI 5-1 dan Foda Prima kalahkan Tidar B, 2-0. Sekretaris panitia Turnamen Demokrat Cup II 2012, Tonny Kaunang, dalam sambutan menutup kegiatan ini, mengatakan, pihaknya memberi apresiasi kepada semua tim, sehingga even ini berjalan aman dan tertib. “Kita harapkan situasi seperti ini dapat dipertahankan untuk even mendatang,” ujarnya sumber : Victorynews | |
Demokrat Lirik Futsal
PARTAI Demokrat NTT, dalam program jangka panjangnya akan mengembangkan cabang olahraga prioritas di NTT seperti, kempo, tinju, atletik dan silat. Turnamen Futsal Demokrat dua antar klub se NTT merupakan salah satu program pembinaan olahraga di NTT.
“Kita memiliki program kerja untuk pengembangan olahraga berprestasi di NTT. Kami melihat beberapa cabang olahraga itu memiliki karakteristik tersendiri, dibandingkan cabang olahraga lainnya,” ujar Sekret | |
aris Panitia Turnamen Demokrat Cup II, Antonius Kaunang, kepada wartawan, Kamis (1/3).
Hadir dalam jumpa pers tersebut Ketua Panitia, Melkisedek Lado Madi, Wakil ketua, Ferdinan Leu, Anggota Panitia, Paul Bheo dan Hermenegildus Jawa.
Kaunang mengatakan, alasan partai ini melakukan pengembangan cabang olahraga prestasi, karena pihaknya melihat beberapa cabang olahraga itu sudah menunjukkan prestasi baik di level nasional maupun internasional.
“Mereka sudah mengharumkan nama NTT di berbagai level, sehingga pantas kalau kita siapkan generasi penerusnya,”ujarnya.
Dia mengatakan, untuk tehknis pengembangannya, pihaknya akan berkoordinasi dengan KONI NTT, sebagai induk organisasi semua cabang olahraga.
“Dalam waktu dekat kita akan berkoordinasi dengan KONI NTT, untuk mencari format yang pas dalam pengembangan cabang olahraga tersebut,”ujarnya.
Jadwal Berubah
Melkisedek Lado Madi menegaskan, even Futsal Demokrat II ini, yang sedianya dilaksanakan tanggal 24 Maret - 3 April, terpaksa diundur ke tanggal 11-21 April di GOR Flobamora Kupang. Pengunduran ini dikarenakan banyaknya pemakaian tempat pertandingan.
“Kita sudah berupaya untuk tetap pada tanggal yang sama, namun tempat yang sama sudah dipesan duluan oleh panitia kegiatan lainnya, sehingga terpaksa kita geser. Panitia mohon maaf atas pergeseran ini,”ujarnya.
Dia menegaskan, untuk hadiah turnamen ini, panitia siapkan total hadiah sebesar Rp 50 juta, yang diperuntukkan bagi Juara I-IV, kiper terbaik, pemain terbaik, tim terbaik, top skor, pelatih terbaik dan tim favorit.
“Hadiah juga berpeluang naik, kalau ada dukungan dari kader Demokrat lainnya,”ujarnya.
Menurut dia, pendaftaran sudah mulai dibuka di Sekretariat Demokrat NTT. Saat ini sudah banyak tim futsal Kota Kupang dan sekitarnya yang sudah siap untuk mendaftar. Biaya pendaftaran juga tidak mahal, hanya Rp 600 ribu/tim.
“Sudah 15 manager tim yang komunikasikan ke saya untuk mendaftar di even ini,”ujarnya.
Ferdinan Leu mengharapkan, semua tim futsal terbaik di NTT agar bisa berpartisipasi dalam even ini, karena even ini akan dijadikan ajang seleksi atlet potensial yang akan disiapkan mengganti senior-seniornya yang saat ini sudah bermain di level PON.
“Futsal kita sudah masuk PON. Karena itu atlet muda kita harus menunjukkan bahwa mereka pantas mengganti seniornya,”ujarnya.
Dia menambahkan, even ini merupakan agenda tetap Demokrat NTT, sehingga sangat diharapkan semua tim futsal se NTT bisa mengikuti even ini.
“Kita sedang memikirkan apakah even ini akan kita kembangkan memakai zona atau tidak. Pihaknya menyadari bahwa olahraga futsal ini adalah olahraga baru yang sangat digemari masyarakat NTT .
“Kita akan pertimbangkan zona antar wilayah, mana yang lebih baik itu yang kita pakai,”ujarnya. (M-2)
| |
Futsal DPD Demokrat NTT Diundur
| Jadwal Penggunaan GOR Padat |
| KUPANG,Timex- Karena padatnya jadwal pertandingan yang memanfaatkan GOR Flobamora Oepoi Kupang, serta bertepatan dengan sejumlah momen keagamaan, pelaksanaan Open Turnamen Futsal DPD Demokrat NTT 2 terpaksa diundur. Turnamen semula direncanakan akan dilangsungkan pada 24 Maret hingga 3 April 2012, akhirnya di undur ke tanggal 11-20 April 2012 mendatang. Hal ini terungkap dalam jumpa press yang dilangsungkan paniti, di sekretarian DPD Demokrat NTT, Kamis (1/3) kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia, Melkisedek L. Madi, Wakil Ketua, Ferdinan Leu, Sekretaris Panitia, Antonius Kaunang, Koordinator seksi pertandingan, Paul Bheo dan Koordinator seksi Dokumentasi, Hermenegilgdus Jawa. "Perubahan ini lebih disebakan padatnya pemakaian GOR, dan tidak ada masalah lainnya, sehingga pelaksanaan turnamen ini terpaksa diundur," ungkap Ferdinan Leu. Soal kepanitian, dijelaskannya bahwa DPD Demokrat NTT telah membentuk kepanitiaan yang di ketuai Melkisedek L. Madi dan Antonius Kaunang sebagai sekretaris. Sedangkan soal pendanaaan tidak ada masalah. Sementara itu Ketua Panitia, Melkisedek L. Madi dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa pelaksanaan turnamen ini, sama seperti tahun lalu terutama dalam hal total hadiah yang disiapkan yakni Rp 50 juta. Demikian juga dengan kategori juara, pemain terbaik top skorer tetap sama seperti tahun sebelumnya. Turnamen ini sendiri harusnya di gelar setiap awal tahun, dan biasanya di gelar di bulan Februari. Namun karena kesibukan partai sehingga baru bisa di persiapkan saat ini. Soal peserta sendiri, Eki -demikian ia biasa di sapa- mengungkapkan bahwa animo klub untuk mengikuti turnamen ini cukup tinggi dan ada beberapa klub yang telah menjalin komunikasi dengan panitia baik melalui SMS maupun telpon. "Ada sekitar 15 klub yang telah menjalni komunikasi dengan klub untuk ikut dalam turnamen ini, seperti Pusam, Lambada, Eka Perdana dan tim lainnya," ungkapnya. "Kemungkinan ada beberapa tim baru yang akan ambil bagian dalam turnamen ini, yang sebelumnya lebih menggeluti sepakbola dan sekarang ini berkiprah juga di futsal," tambahnya. Menyangkut jumlah peserta, Eki juga mengungkapkan bahwa jika tahun lalu jumlah klub yang ambil bagian sebanyak 40 klub, maka tahun ini di harapkan lebih banyak lagi. Apalagi biaya pendaftaran yang ditetapkan panitia hanya Rp 600 ribu. Dan pendaftaran akan ditutup lima hari menjelang pelaksanaan turnamen ini. "Technical meeting sendiri akan dilaksanakan tanggal 9 April nanti, sedangkan penutupan pendaftaran dilakuan lima hari sebelum pembukaan turnamen ini," tambahnya. Antonius Kaunang selaku sekretaris panitia dalam kesempatan tersebut menambahkan, turnamen futsal yang di gelar DPD Demokrat NTT ini merupakan kegiatan berkelanjutan dimana tahun lalu kegiatan yang sama juga telah di gelar. Untuk saat ini, cabang yang di garap DPD Demokrat NTT mungkin baru bola voli dan futsal. Namun bukan berarti cabang olahraga lainnya tidak di perhatikan, karena DPD Demokrat NTT telah memiliki rencana kedepan untuk menggelar even-even lainnya pada cabang olahraga yang menjadi prioritas seperti tinju dan atletik. "Ini sudah ada dalam rencana jangka panjang DPD Demokrat NTT, dan nantinya akan bekerjasama dengan KONI NTT," jelasnya. Soal kehadiran pengurus DPP untuk membuka turnamen ini, Antonius menjelaskan bahwa, memang ada rencana menyangkut kehadiran pengurus DPP untuk membuka turnamen ini. Namun belum diketahui pasti siapa yang akan hadir. "Mungkin dalam pertemuan teknis nantinya, sudah bisa kita informasikan siapa pengurus DPP yang akan hadir dan membuka turnamen ini," imbuhnya |
Futsal DPD Demokrat NTT 2 Kembali Digelar
Total Hadiah Rp 50 juta |
| KUPANG,-Open Turnamen Futsal antar klub se NTT memperebutkan Piala DPD Demokrat NTT 2 kembali akan di gelar tahun ini. Ini merupakan tahun kedua pelaksanaan turnamen tersebut, dan total hadiah yang disiapkan panitia sebesar Rp 50 juta. Demikian dikemukakan sekretarias panitia, Anton Kaunang kepada koran ini, Rabu (29/2) kemarin. Dijelaskan Toni -demikian ia biasa di sapa- turnamen futsal ini, merupakan satu dari dua even olahraga yang di gelar setiap tahunya. Even lainnya adalah turnamen bola voli antar klub, yang memperebutkan piala DPD Demokrat 1 yang di gelar setiap akhir tahun mendatang. Sedangkan turnamen futsal yang akan memperebutkan piala bergilir DPD Demokrat 2 akan di gelar setiap awal tahun, dan tahun ini baru akan di laksanakan pada Bulan Maret mendatang, tepatnya tanggal 24 Maret sampai 3 April 2012. Turnamen ini di gelar karena melihat animo masyarakat yang begitu tinggi akan olahraga ini. Ini bisa dilihat banyaknya klub-klub futsal yang hadir di kota ini. Melihat kondisi inilah, maka DPD Demokrat NTT kembali menggelar turnamen ini untuk memperebutkan piala bergilir DPD Demokrat NTT 2, piala tetap, piagam penghargaan dan juga bonus uang tunai. Menurut Toni, dari turnamen ini sebenarnya ada dua hal penting yang menjadi prinsip dasar sehingga turnamen ini di gelar oleh DPD Demokrat NTT. Yang pertama, even ini bukan sekedar untuk memperebutkan piala ataau uang, tetap bagaimana demokrat mencoba untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, sekaligus mengolahragakan masyarakat. Karena dengan berolahraga kita akan mendapatkan tubuh yang sehat, dan dalam tubuh yang sehat ada jiwa yang sehat, yang siap untuk membangun daerah ini. Hal kedua, dalam turnamen ini tidak ada rekayasa politik, namun lebih kepada bagaimana kita memunculkan bibit-bibit atlet futsal yang baru, yang siap membawa nama daerah pada even-even nasional, apalagi saat ini Futsal NTT mampu lolos ke PON 2012 di Riau pada bulan September mendatang. Soal pendaftaran, Toni menjelaskan bahwa panitia telah membuka pendaftaran mulai saat ini, dan akan berakhir pada 18 Maret 2012 nanti. setiap tim yang ingin ambil bagian dalam turnamen ini, dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 600 ribu. Pendaftaran dapat dilakukan di sekretariat DPD partai Demokrat NTT setiap hari kerja. |
Demokrat Gelar Futsal antarclub NTT
PERMAINAN Futsal sudah menjadi trend di masyarakat. Mencermati animo masyarakat yang tinggi, DPD I Demokrat NTT, menggelar Turnamen Futsal antar klub se NTT. Even ini terbuka untuk umum, dengan total hadiah sebesar Rp 50 juta.
“Kami melihat animo masyarakat NTT, khususnya Kota Kupang sangat luar biasa dengan olahraga futsal. Sehingga partai kami mau menggelar even ini,” ujar ketua bidang olahraga DPD Partai Demokrat NTT, Leonardus Lelo, kepada VN, Se
lasa (28/2).
Menurut Leo, even ini akan dilaksanakan tanggal 24 maret - 3 April 2012 di GOR Flobamora Kupang. Saat ini pendaftaran sudah dibuka di sekretariat Partai Demokrat NTT.
“Silahkan kalau ada peserta yang mau daftar, langsung saja di sekretariat panitia. Kita tutup pendaftarannya tanggal 18 Maret 2012,” ujarnya.
Dia menegaskan, dalam even ini, panitia menampilkan sesuatu yang berbeda dibandingkan dengan even futsal lainnya di NTT. Apa yang berbeda dengan even ini?.” Itu rahasia, nanti tanggal mainnya baru kami buka,”tegasnya.
Dia menambahkan, kepada setiap tim hanya membayar uang pendaftaran sebesar Rp 600 ribu. Tidak ada persyaratan lain yang memberatkan.
Ketua Harian Badan Futsal Daerah (BFD) NTT, Melkisedek Lado Madi, menegaskan, BFD NTT berterima kasih kepada semua lembaga yang mau menggelar even futsal. Ini membuktikan bahwa futsal sudah diterima di semua kalangan. Untuk futsal Demokrat ini, pihaknya mengharapkan agar panitia dapat mengeluarkan aturan yang tegas soal pemain.
“Kami akan meminta ke panitia, agar pemain PON futsal NTT, dilarang bermain di turnamen apapun selama persiapan PON, termausk even ini,” ujarnya.
Dia akan mengeluarkan atyuran tegas, kalau ada pemaian PON futsal NTT yang berani bermain, maka BFD akan mencoret dari tim PON NTT.
“Ini bukan maksud apa-apa, semua demi kepentingan even PON dan nama NTT,’ tegasnya. (M-2)
Menurut Leo, even ini akan dilaksanakan tanggal 24 maret - 3 April 2012 di GOR Flobamora Kupang. Saat ini pendaftaran sudah dibuka di sekretariat Partai Demokrat NTT.
“Silahkan kalau ada peserta yang mau daftar, langsung saja di sekretariat panitia. Kita tutup pendaftarannya tanggal 18 Maret 2012,” ujarnya.
Dia menegaskan, dalam even ini, panitia menampilkan sesuatu yang berbeda dibandingkan dengan even futsal lainnya di NTT. Apa yang berbeda dengan even ini?.” Itu rahasia, nanti tanggal mainnya baru kami buka,”tegasnya.
Dia menambahkan, kepada setiap tim hanya membayar uang pendaftaran sebesar Rp 600 ribu. Tidak ada persyaratan lain yang memberatkan.
Ketua Harian Badan Futsal Daerah (BFD) NTT, Melkisedek Lado Madi, menegaskan, BFD NTT berterima kasih kepada semua lembaga yang mau menggelar even futsal. Ini membuktikan bahwa futsal sudah diterima di semua kalangan. Untuk futsal Demokrat ini, pihaknya mengharapkan agar panitia dapat mengeluarkan aturan yang tegas soal pemain.
“Kami akan meminta ke panitia, agar pemain PON futsal NTT, dilarang bermain di turnamen apapun selama persiapan PON, termausk even ini,” ujarnya.
Dia akan mengeluarkan atyuran tegas, kalau ada pemaian PON futsal NTT yang berani bermain, maka BFD akan mencoret dari tim PON NTT.
“Ini bukan maksud apa-apa, semua demi kepentingan even PON dan nama NTT,’ tegasnya. (M-2)
Ridwan Kembali Terpilih Sebagai Ketua DPC Sumba Timur
Musyawarah Cabang (Muscab) II Partai Demokrat Kab Sumba Timur yang dilaksanakan di Hotel Elvin (14/2) adalah sebuah momentum kembali ke titik nol, setelah sukses mengantarkan Dr H Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Presiden RI periode 2009-2014, dan empat orang Anggota DPRD di Kab Sumba Timur dan salah satunya menjadi Wakil Ketua DPRD. Maka melalui Muscab II kali ini, harus segera kembali menemukan dan mewujudkan jati diri Partai Demokrat yang sesungguhnya.
Read More...
Demikian disampaikan Ketua DPC Partai Demokrat, Ir Ridwan Untono MM pada acara Muscab II yang dihadiri pengurus tingkat kabupaten, kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh wanita dan beberapa pejabat birokrasi di lingkup Pemda Sumba Timur juga pimpinan partai lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua DPC Partai Demokrat mengatakan, melalui muscab kali ini akan dilaksanakan konsolidasi partai Demokrat Sumba Timur terutama dalam menghadapi Pemilu Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) 2013, Pemilu legislatif 2014 dan Pemilu Presiden 2014.
Secara politis praktis, partai Demokrat Sumba Timur telah memenangkan Pilpres pada pemilu persiden lalu dengan angka 56% mengalahkan kandidat dari patai Golkar.
Lebih jauh Partai Demokrat Sumba Timur pada pemilu legislatif 2009 berhak mendudukkan empat orang wakilnya sebagai Anggota DPRD II Sumba Timur dan satu orang wakilnya sebagai Anggota DPRD I Provinsi NTT.
Menghadapi pemilu legislatif mendatang, Partai Demokrat Sumba Timur akan terus melakukan konsolidasi partai dengan bertekat menambah wakilnya pada pemilu legislatif mendatang. “Begitu pula sambutan Sekretaris Partai Demokrat Provinsi NTT melalui Muscab II, pada agenda pertanggung jawab DPC dan pemilihan Ketua DPC yang baru, maka saya harap agar perilaku demokratis benar-benar kita junjung tinggi, saya sampaikan pula kepada jajaran pengurus lama yang telah berjuang membesarkan partai, sekecil apapun keberhasilan yang dicapai, perlu diberi apresiasi setinggi-tingginya. Sejarah akan mencatat keberhasilan Partai Demokrat Sumba Timur,” ucapnya.
Di sela-sela pelaksanaan Muscab II Partai Demokrat kab. Sumba timur dalam pemilihan Ketua DPC kembali terpilih Ir Ridwan Untono MM untuk memimpin kembali untuk periode 2012-2017. “Saya sangat berterima kasih kepada teman-teman yang sudah mempercayai dan mendukung saya untuk memimpin kembali Partai Demokrat lewat Muscab II ini, semoga kita dapat menyamakan langkah, visi dan misi sehingga Partai Demokrat Sumba Timur ke depan akan menjadi besar serta memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat sumba timur,” tandasnya.
Pelaksanaan Muscab II partai Demokrat Sumba Timur, menurut salah seorang pimpinan lembaga kepada Jaya Pos, cukup berjalan lancar, walaupun ada kekurangan disana-sini, itu adalah hal yang wajar dalam dinamika organisasi politik. “Patut diberi apresiasi kepada pengurus partai yang telah berhasil mendudukan wakilnya dan membentuk fraksi tersendiri di DPRD II Sumba Timur,” katanya.
Walaupun menurut dia, sebagai partai penguasa di republik ini bahwa fraksi Partai Demokrat Sumba Timur yang duduk di kursi legislatif tidak memperlihatkan ketajamannya sebagai partai yang anti korupsi yang berpihak kepada masyarakat kecil.
Menurutnya, apa yang disampaikan oleh Ketua DPC Partai Demokrat Sumba Timur pada Muscab II, adalah sebuah retorika politik. Masih lanjut dia, seharusnya Partai Demokrat Sumba Timur melalui wakilnya di DPRD melakukan kontrol bahkan mengambil tindakan tegas secara politik dan hukum terhadap berbagai penyelewengan yang dilakukan oleh penyelenggara negara di daerah itu. sumber : jayapost
Jika Anas Terlibat, "kami dukung KLB"
"Kalau terbukti, kami siap. Jika belum maka tidak boleh beropini," kata Sekretaris Partai Demokrat NTT Jonathan Kana, Ahad, 29 Januari 2012.
Menurut dia, sangat sulit untuk melengserkan Anas Urbaningrum dari jabatan ketua umum karena dia (Anas) terpilih secara mayoritas saat kongres di Bandung beberapa waktu lalu. Oleh karena itu, Jonathan meminta agar pihak lain tidak merongrong Partai Demokrat dengan kasus yang belum terbukti kebenarannya.
Dia juga meminta semua pihak agar tidak beropini tentang dugaan keterlibatan Ketua Umum Partai Demokrat terkait dugaan kasus suap Wisma Atlet Jakabaring dan lainnya. "Mungkin sudah saatnya Demokrat tidak dirongrong lagi. Janganlah beropini," katanya.
Terkait rencana aksi 10 ribu kader Partai Demokrat dari 33 DPD di Indonesia untuk mendatangi sejumlah media massa yang selalu memberitakan Anas Urbaningrum, Jonathan mengaku Partai Demokrat belum membahas rencana itu. "Saya tidak tahu, tapi tadi malam kami rapat, tapi belum bahas soal itu," katanya.
Demokrat NTT Tetap Dukung Anas
![]() |
| Tampak Anas Saat Menghadiri Perayaan Natal Nasional di NTT |
"Kami tetap berpatokan pada hasil kongres yang sudah memilih Anas sebagai ketua umum," kata Sekretaris DPD Partai Demokrat NTT Jonatan Kana di Kupang, Minggu (12/2).
Meski saat ini partai Demokrat dituduh terlibat dalam berbagai persoalan, menurut Jonatan, dukungan kader Demokrat di NTT terhadap Anas tidak pernah kendur. "Sebagai kader, kami tetap mendukung ketua umum," jelasnya.
Demokrat NTT juga tetap membela Anas jika ada kader yang ingin menggeser posisi ketua umum. Menurut dia, dukungan tersebut sangat beralasan karena Anas tidak pernah bermasalah dengan hukum.
Selama ini berembus isu adanya politik uang dalam pemilihan ketua umum. Namun, isu itu teryata tidak terbukti. "Tidak benar bahwa ada politik uang dalam pemilihan ketua umum," tandasnya.
Karena tidak ada bukti yang mengarah kepada politik uang, DPD Demokrat NTT tetap mendukung Anas untuk tetap memimpin partai penguasa itu. Adapun untuk menggeser posisi Anas, butuh dukungan dari 2/3 jumlah pengurus partai Demokrat di seluruh Indonesia melalui Kongres Luar Biasa, sesuai mekanisme yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Demokrat. Padahal keinginan untuk mengganti Anas mungkin cuma sejumlah kecil orang.
Presiden SBY: Kita Sering Lupa Menanam dan Menabur, tetapi Ingin Hasilnya
Presiden SBY dan Ibu Ani melakukan panen ikan Patin, dalam peninjauan ke Kampung Pangan Terpadu Minapolitan Pudak, Muaro Jambi, Jumat (10/2) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Jambi: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono meninjau Kawasan Budidaya Ikan, Kampung Pangan Terpadu Minapolitan Pudak, Desa Pudak, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (10/2) pagi. Di area ini terdapat 630 kolam ikan patin yang menghasilkan 5-6 ton per hari.
Begitu tiba di tempat acara, Presiden dan Ibu Ani memanen ikan patin. Ada tiga ikan besar didapat.
“Ikan besar, barokah-barokah,” kata SBY. Sementara Ibu Ani dengan gigih harus mencoba dengan jaring sampai beberapa kali baru bisa mendapatkan ikan.
Presiden mengingatkan, sebagaimana dengan pohon, jika ingin memanen ikan kita harus menabur benihnya. “Kita sering lupa menanam, menabur, dan memelihara, tapi kita ingin memanen hasilnya. Itu tidak mungkin terjadi,” ujar Presiden.
Divisi Kependudukan dan Statistik DPP-PD Bahas Program 2012
Roestanto Wahidi (kiri) saat memimpin rapat koordinasi seluruh biro Departemen Kependudukan dan Statistik DPP-PD (kurniawan)
Jakarta: Departemen Kependudukan dan Statistik Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (DPP-PD) menggelar rapat koordinasi seluruh biro untuk menyusun program kerja dan rencana kegiatan di tahun 2012. Rapat koordinasi diselenggarakan di kantor Pusat Partai Demokrat, Graha Kramat VII Jalan Kramat Raya 146 Jakarta Pusat, Rabu 8 Februari 2012.
Rapat dipimpin Ketua Departemen Kependudukan dan Statistik DPP-PD Roestanto Wahidi yang juga Anggota Komisi V FPD-DPR-RI. Sebelum membahas program kerja, rapat diawali dengan melakukan verifikasi kepengurusan anggota tiap-tiap biro yang masih aktif dan mengganti yang sudah vakum.
Roestanto menegaskan bahwa, “Ini sesuai amanat Ketua Umum DPP-PD Anas Urbaningrum pada Rapat Pengurus Harian DPP-PD 1 Februari 2012 lalu dan agar kerja tiap departemen dapat berjalan efektif,”.
Departemen Polkam DPP-PD Gelar Rapat dengan Sepuluh Departemen Terkait
Suasana rapat program kerja sebelas departemen terkait politik,hukum dan keamanan di Kantor DPP-PD, Graha Kramat VII, Jakarta. Tampak Ketua Dep Polkam DPP-PD Cornel Simbolon (paling kiri) bersama Direktur Eksekutif DPP-PD Toto Riyanto (kedua dari kiri). (kurniawan)
Jakarta: Departemen Politik dan Keamanan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (Dep Polkam DPP-PD) menggelar rapat program kerja bersama sepuluh departemen yang kinerjanya terkait politik, hukum, dan keamanan. Rapat yang dipimpin Ketua Dep Polkam DPP-PD Cornel Simbolon digelar di Kantor DPP-PD, Graha Kramat VII, Jalan Kramat Raya 146 Jakarta, Jumat 10 Februari 2012.
Cornel Simbolon menjelaskan, rapat tersebut digelar untuk menyamakan persepsi dan memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan setiap departemen dan biro masing-masing. Rapat juga membahas segala kendala dan operasional dalam menjalankan program.
Dalam rapat tersebut setiap ketua departemen memberikan masukan serta pendapat tentang isu-isu nasional yang perlu mendapatkan perhatian khusus, antara lain berbagai isu negatif yang menyerang Partai Demokrat.
Presiden SBY Kembali ke Jakarta
Jambi: Usai menunaikan sholat Jumat di Masjid Agung Al Falah, Jambi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Negara Hj Ani Bambang Yudhyono kembali ke Jakarta. Pesawat khusus kepresidenan Boeing 737-800, yang disewa dari Garuda, lepas landas dari Bandara Sultan Thaha pada Jumat (10/2) pukul 14.25 WIB. Usai sudah kunjungan kerja Presiden selama dua hari di Provinsi Jambi.
Selama berada di ‘Negeri Sembilan Lurah’ tetrsebut, Presiden SBY dan Ibu Ani menginap di Rumah Dinas Gubernur. Agenda Presiden, antara lain, menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional ke-27, kemarin. Pagi tadi, SBY meninjau Kawasan Budidaya Ikan di Kampung Pangan Terpadu Minapolitan Pudak, Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.
Mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja di Jambi ini, antara lain, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menseneg, Sudi Silalahi, Mendagri Gamawan Fauzi, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menteri Kelautan dan Perikanan Cicip Sutardjo, dan Seskab Dipo Alam. (presideninfo/dik)
Sejarah Partai Demokrat
PEMBENTUKAN DAN BERDIRINYA PARTAI DEMOKRAT
Partai Demokrat didirikan atas inisiatif
saudara Susilo Bambang Yudhoyono yang terilhami oleh kekalahan
terhormat saudara Susilo Bambang Yudhoyono pada pemilihan Calon wakil
Presiden dalam Sidang MPR tahun 2001.
Dari perolehan suara dalam pemilihan
cawapres dan hasil pooling public yang menunjukkan popularitas yang ada
pada diri Susilo Bambang Yudhoyono (selanjutnya disebut SBY), beberapa
orang terpanggil nuraninya untuk memikirkan bagaimana sosok SBY bisa
dibawa menjadi Pemimpin Bangsa dan bukan direncanakan untuk menjadi
Wakil Presiden RI tetapi menjadi Presiden RI untuk masa mendatang.
Hasilnya adalah beberapa orang diantaranya saudara Vence Rumangkang
menyatakan dukungannya untuk mengusung SBY ke kursi Presiden, dan bahwa
agar cita-cita tersebut bisa terlaksana, jalan satu-satunya adalah
mendirikan partai politik. Perumusan konsep dasar dan platform partai
sebagaimana yang diinginkan SBY dilakukan oleh Tim Krisna Bambu Apus dan
selanjutnya tehnis administrasi dirampungkan oleh Tim yang dipimpin
oleh saudara Vence Rumangkang. Juga terdapat diskusi-diskusi tentang
perlunya berdiri sebuah partai untuk mempromosikan SBY menjadi Presiden,
antara lain : Pada tanggal 12 Agustus 2001 pukul 17.00 diadakan rapat
yang dipimpin langsung oleh SBY di apartemen Hilton. Rapat tersebut
membentuk tim pelaksana yang mengadakan pertemuan secara marathon setiap
hari. Tim itu terdiri dari : (1). Vence Rumangkang, (2). Drs. A. Yani
Wahid (Alm), (3). Achmad Kurnia, (4). Adhiyaksa Dault, SH,
(5).Baharuddin Tonti, (6). Shirato Syafei. Di lingkungan kantor
Menkopolkampun diadakan diskusi-diskusi untuk pendirian sebuah partai
bagi kendaraan politik SBY dipimpin oleh Drs. A. Yani Wachid (Almarhum).
Pada tanggal 19 Agustus 2001, SBY memimpin langsung pertemuan yang
merupakan cikal bakal pendirian dari Partai Demokrat. Dalam pertemuan
tersebut, saudara Vence Rumangkang menyatakan bahwa rencana pendirian
partai akan tetap dilaksanakan dan hasilnya akan dilaporkan kepada SBY.
Selanjutnya pada tanggal 20 Agustus
2001, saudara Vence Rumangkang yang dibantu oleh saudara Drs. Sutan
Bhatoegana berupaya mengumpulkan orang-orang untuk merealisasikan
pembentukan sebuah partai politik. Pada akhimya, terbentuklah Tim 9 yang
beranggotakan 10 (sepuluh) orang yang bertugas untuk mematangkan
konsep-konsep pendirian sebuah partai politik yakni: (1) Vence
Rumangkang; (2) Dr. Ahmad Mubarok, MA.; (3) Drs. A. Yani Wachid
(almarhum); (4) Prof. Dr. Subur Budhisantoso; (5) Prof. Dr. Irzan
Tanjung; (6) RMH. Heroe Syswanto Ns.; (7) Prof. Dr. RF. Saragjh, SH.,
MH.; (8) Prof. Dardji Darmodihardjo; (9) Prof. Dr. Ir. Rizald Max
Rompas; dan (10) Prof. Dr. T Rusli Ramli, MS. Disamping nama-nama
tersebut, ada juga beberapa orang yang sekali atau dua kali ikut
berdiskusi. Diskusi Finalisasi konsep partai dipimpin oleh Bapak SBY.
Untuk menjadi sebuah Partai yang
disahkan oleh Undang- Undang Kepartaian dibutuhkan minimal 50
(limapuluh) orang sebagai pendirinya, tetapi muncul pemikiran agar
jangan hanya 50 orang saja, tetapi dilengkapi saja menjadi 99
(sembilanpuluh sembilan) orang agar ada sambungan makna dengan SBY
sebagai penggagas, yakni SBY lahir tanggal 9 bulan 9. Pada tanggal 9
September 2001, bertempat di Gedung Graha Pratama Lantai XI, Jakarta
Selatan dihadapan Notaris Aswendi Kamuli, SH., 46 dari 99 orang
menyatakan bersedia menjadi Pendiri Partai Demokrat dan hadir
menandatangani Akte Pendirian Partai Demokrat. 53 (lima puluh tiga)
orang selebihnya tidak hadir tetapi memberikan surat kuasa kepada
saudara Vence Rumangkang. Kepengurusanpun disusun dan disepakati bahwa
Kriteria Calon Ketua Umum adalah Putra Indonesia asli, kelahiran Jawa
dan beragama Islam, sedangkan Calon Sekretaris Jenderal adalah dari luar
pulau jawa dan beragama Kristen. Setelah diadakan penelitian, maka
saudara Vence Rumangkang meminta saudara Prof. Dr. Subur Budhisantoso
sebagai Pejabat Ketua Umum dan saudara Prof. Dr. Irsan Tandjung sebagai
Pejabat Sekretaris Jenderal sementara Bendahara Umum dijabat oleh
saudara Vence Rumangkang.
Pada malam harinya pukul 20.30, saudara
Vence Rumangkang melaporkan segala sesuatu mengenai pembentukan Partai
kepada SBY di kediaman beliau yang saat itu sedang merayakan hari ulang
tahun ke 52 selaku koordinator penggagas, pencetus dan Pendiri Partai
Demokrat. Dalam laporannya, saudara Vence melaporkan bahwa Partai
Demokrat akan didaftarkan kepada Departemen Kehakiman dan HAM pada esok
hari yakni pada tanggal 10 September 2001.
PENGESAHAN PARTAI DEMOKRAT
Pada tanggal 10 September 2001 jam 10.00
WIB Partai Demokrat didaftarkan ke Departemen Kehakiman dan HAM RI oleh
saudara Vence Rumangkang, saudara Prof. Dr. Subur Budhisantoso, saudara
Prof. Dr. Irsan Tandjung, saudara Drs. Sutan Bhatogana MBA, saudara
Prof. Dr. Rusli Ramli dan saudara Prof. Dr. RF. Saragih, SH, MH dan
diterima oleh Ka SUBDIT Pendaftaran Departemen Kehakiman dan HAM.
Kemudian pada tanggal 25 September 2001 terbitlah Surat Keputusan Menkeh
& HAM Nomor M.MU.06.08.-138 tentang pendaftaran dan pengesahan
Partai Demokrat. Dengan Surat Keputusan tersebut Partai Demokrat telah
resmi menjadi salah satu partai politik di Indonesia dan pada tanggal 9
Oktober 2001 Departemen Kehakiman dan HAM RI mengeluarkan Lembaran
Berita Negara Nomor : 81 Tahun 2001 Tentang Pengesahan. Partai Demokrat
dan Lambang Partai Demokrat. Selanjutnya pada tanggal 17 Oktober 2002 di
Jakarta Hilton Convention Center (JHCC), Partai Demokrat dideklarasikan
dan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakemas) Pertama pada
tanggal 18-19 Oktober 2002 di Hotel Indonesia yang dihadiri Dewan
Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) seluruh Indonesia.
Sejalan dengan deklarasi berdirinya
Partai Demokrat, sebagai perangkat organisasi dibuatlah Anggaran Dasar
dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Sebagai langkah awal maka pada tahun
2001 diterbitkan AD/ART yang pertama sebagai peraturan sementara
organisasi. Pada tahun. 2003 diadakan koreksi dan revisi sekaligus
didaftarkan ke Departemen Kehakiman dan HAM RI sebagai Persyaratan
berdirinya Partai Demokrat. Sejak pendaftaran tersebut, AD/ART Partai
Demokrat sudah bersifat tetap dan mengikat hingga ada perubahan oleh
forum Kongres ini.
Tim Perumus Website
Melkisdek L Madi
Pengurus Divisi Kaderisasi DPD Partai Demokrat NTT
Penggagas Website DPD Partai Demokrat
![]() |
Efi Kristoforus
Pengurus DPD divisi Perhubungan
Administrator Website Partai Demokrat NTT
![]() |
Ridwan Batara
Staff IT Sekertariat Partai Demokrat NTT
Administrator website
Ada Upaya Bunuh Karier Politik Anas
Anas Urbaningrum: Politik Itu Keras, Harus Siap Lahir Batin
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum sadar betul bahwa terjun di dunia politik itu sangat keras. Namun dengan bekal kesiapan lahir batin, ketua umum termuda di partai politik se-Indonesia itu siap menghadapi segala risiko.
“Politik itu kadang keras. Karena kadang keras, kalau terjun ke politik memang harus siap lahir bathin,” kata Anas yang sebelum diterpa kasus Wisma Atlet dikenal luas sebagai politisi berintegritas tinggi.
Menurut menantu KH Attabik Ali, kyai ternama dari Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta, jika seorang politikus tidak siap secara lahir maupun batin, maka dia akan mudah tertekan. Sebab, kehidupan dunia politik di Indonesia sangat keras.
“Apalagi dalam kehidupan politik dan dinamika politik yang belum dewasa,” kata Anas yang pernah menegaskan pembangunan budaya demokrasi harus dijaga dari polusi politik uang., kontras dengan tudingan tanpa fakta dan data yang dialamatkan padanya.
Berikut petikan wawancara wartawan dengan Anas Urbaningrum, sang penggagas pembangunan budaya pluralisme, saat berkunjung ke Indramayu, Jawa Barat, Kamis (26/1/2012).
Read More...
Langganan:
Komentar (Atom)




